Rusaku
Rusaku
kuat berlari melintas igunung serta anak gunungnya
Sanggup
meretas jalan baru dengan lebih cepat
Rusaku
terus berlari semakin jauh, aku mendapatinya dan berceritera
Tak ada
yang mengikutimu
Tak ada yang
mengejarmu
Tidak !api
mengejarku dari belakang tadi
Mereka
memberondongku dengan sejuta peluru
Mereka
samar-samar di pekatnnya malam, merek aberba juloreng
Ayahnnya
telah mati,dadanya tertembus timah panas
Merobek
hati yang keras seperti batu
Keras mempertahankanTanahnya,
tanah leluhur
Dia jadi yatim..
Ibunya
juga mati, mati kepanasan tak ada tempat untuk bernaung
Tak
sanggup hanya di bawah bawah daun kelapa sawit
Sekaran g
rusaku telah yatim piatu !
Terusir
dari tanah leluhurnya
Melarat …
kalalerang
Oh
malangnya rusaku
Teringat
di bawah rerimbunan pohon kayu besi, dan lenggua
Harum damar
dan kenangan
Hilanglah
rumahnya tak berbekas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar